Salam buat sobat blogger sekalian. Pada postingan kali ini saya ingin sedikit menularkan ilmu bermain game saya :D. Kebetulan game yang akan saya bahas ini adalah game yang berada di www.facebook.com jad yang jelas untuk memainkan game ini temen2 harus sudah punyak akun facebook. Jika memang sudah punya, agan2 sekalian bisa klik disini untuk menuju ke permainan. Digame ini, temen temen akan serasa memiliki aquarium sendiri, bedanya aquarium ini adalah virtual. Temen temen disana harus memberi makan ikan agar ikan bisa besar dan dijual untuk mendapatkan exp dan uang. Disini nih ane mau mengshare cara bermain game ini secara evisien.
Friday, April 12, 2013
Sunday, April 7, 2013
Well, agan agan sekalian. Kali ini ane mau memberi sedikit trik agar kompi agan tetap bersih dari viru baik itu irus yang rumit hingga yang paling simpel. ini ane mau membantu agan2 yang sering kali mengeluh masalah virus komputer. Disini ane mau memberi beberapa trik yang bisa mengurangi resiko kompi anda dari virus yang sudah banyak saat ini. Sebenarnya trik ini berdasarkan pada pengalaman ane ndiri, yah kebetulan ane ini hobi banget ngutak ngatik komputer. Langsu aja ya, ini ane kasih tau, beberapa trik yang harus temen2 agan sekalian lakukan. Langsung aja cekidot :
Tuesday, April 2, 2013
Oleh : Hamim T. Majdi
(bagian keenam)
REAKSI
FORMASI, MENCINTA DENGAN KEBENCIAN
Kalau kita mengamati
muda-mudi, sepasang kekasih yang sedang dimabuk cinta (fall in love), maka
sejatinya jalinan asmara itu berasal dari magnit, daya tarik antar kedua pihak
karena ada sebuah pesona yang menggoda dan sesuatu yang didamba untuk
memperoleh kenikmatan dan ketenangan hidup, sehingga cinta menghadirkan rasa
kasih dan sayang. Itu berarti mencintai sama halnya mengasihi dan menyayangi
secara tulus agar sang pujaan tetap dalam dekapan dan selalu memberikan
kedamaian. Rumus cinta yang
berlaku secara umum sebagaimana di atas, ternyata tidak berlaku selamanya, juga
tidak berlaku dalam semua aspek kehidupan. Dalam konsep mekanisme pertahanan
diri, mencintai tidak harus didasari pada sebuah pesona atau sebuah harapan
untuk mendapatkan ketenangan hakiki, bahkan cinta bisa lahir dari sebuah kebencian,
kebencian yang harus menghadirkan rasa cinta, mengasihi dan menyayangi.
Oleh : Hamim T. Majdi
(bagian kelima)
RASIONALISASI
USAHA MENGHIBUR DIRI
Seperti halnya represi dan sublimasi, rasionalisasi sebagai
salah satu bentuk mekanisme pertahanan diri yang digagas oleh Sigmund Freud mempunyai
banyak sisi positif yang bisa diperoleh. Salah satu sisi positifnya adalah
mampu membuat suasana menjadi netral dan dalam
keadaan apapun mampu menghadapi dan menjalaninya, walaupun Freud sendiri
mengatakan bahwa rasionalisasi adalah upaya menipu diri.
Monday, April 1, 2013
Oleh : Hamim T. Majdi
(bagian keempat)
DISPLACEMENT :
BERANINYA SAMA YANG LEMAH
Sering kita jumpai seorang pimpinan
atau atasan baru masuk kantor, bahkan tidak sempat salam sapa, lalu memanggil
seorang stafnya sejurus kemudian dengan tanpa alasan yang jelas sang staf
dimarahi habis-habisan. Atau tiba-tiba seorang atasan mengumpulkan seluruh
bawahannya kemudian sang atasan ngomong tanpa arah dengan nada tinggi,
marah-marah dan kelihatan kesal sekali. Contoh di atas walapun sering kita
jumpai, hampir rata-rata kita menyimpulkan peristiwa tersebut bahwa bos kita
sedang ada masalah, sambil berhipotesa mungkin sang bos ada masalah dengan
istrerinya atau sang bos sedang bermasalah dengan atasannya tanpa bisa menyebut
istilah yang tepat atas peristiwa tersebut, kalau kita lihat dari pandangan
psikologis barulah kita dapati bahwa yang dilakukan bos adalah upaya
mempertahankan diri dalam bentuk displacement.
Oleh : Hamim T. Majdi
(bagian ketiga)
PROYEKSI : BERTAHAN
DENGAN KAMBING HITAM
Istilah kambing hitam
sudah sangat ramah ditelinga kita, dan kita juga sudah faham bahwa kambing
hitam bukanlah jenis kambing yang berbulu hitam, apakah itu kambing etawa,
kambing kali gesing, kambing gibas atau jenis kambing lainnya. Kambing
hitam bermakna orang yang dalam suatu peristiwa sebenarnya tidak bersalah,
tetapi dipersalahkan atau dijadikan tumpuan kesalahan. Sedangkan mengkambing
hitamkan berarti menjadikan kambing hitam atau mempersalahkan, menuduh
bersalah. Contoh sikapnya selalu mengkambing hitamkan orang lain, sedangkan
sebenarnya dia sendiri yang berbuat. Penggunaan
istilah kambing hitam biasanya merujuk pada suatu peristiwa yang tidak
ditemukan atau belum diketahui penyebab peristiwa sesungguhnya atau dengan
sengaja menuduh atau menunjuk orang lain sebagai penyebab atau orang yang
melakukan kesalahan sehingga dirinya terbebas dari tuduhan atau sangkaan atas
apa saja yang telah dilakukan, padahal sebenarnya dia yang berbuat
Oleh : Hamim T. Majdi
(bagian kedua)
SUBLIMASI : MENUJU
MANUSIA SEJATI
Beberapa Pengertian
Ada tiga definisi dalam Kamus Besar
Bahasa Indonesia terkait dengan kata sublimasi. Pertama definisi umum, yaitu
perubahan ke arah satu tingkat lebih tinggi. Kedua definisi menurut Psikologi, yaitu usaha pengalihan hasrat yang
bersifat primitif ke tingkah laku yang dapat diterima oleh norma masyarakat. Ketiga definisi menurut kimia, yaitu perubahan langsung bentuk padat
suatu zat menjadi uap tanpa melalui bentuk cair. Sigmund Freud mendefiniskan sublimasi
adalah pertahanan diri yang ditujukan untuk mencegah atau meredakan kecemasan
dengan cara mengubah dan menyesuaikan dorongan-dorongan yang menjadi penyebab
kecemasan ke dalam bentuk tingkah laku yang bisa diterima dan bahkan dihargai
oleh masyarakat.
Oleh : Hamim T. Majdi
(bagian satu)
Tuhan menciptakan manusia dengan
kelengkapan perangkat yang menyertainya, baik perangkat keras
(fisik/kesempurnaan organ tubuh) maupun perangkat lunaknya (psikis/emosi, pikiran
dan hati). Kesemuanya diperuntukkan kepada manusia untuk berjuang menuju
kehidupan yang lebih baik dan menjadi manusia yang unggul dan penuh kebahagiaan. Di antara perangkat lunak yang
dimiliki manusia yaitu sistem pertahanan diri yang bekerja secara otomatis
ketika menghadapi tantangan. Dalam ilmu psikologi penyebab utama seserorang
harus mempertahankan diri adalah kecemasan.
(Serial Kecerdasan Majemuk Bagian Kedua)
Oleh : Hamim Thohari Majdi
Bahasa menurut D.P.
Tambulan adalah untuk memahami pikiran, perasaan, serta menyatakan pikiran dan
perasaan. Sedangkan fungsi bahasa menurut para pakar, sebagai alat komunikasi
dalam kerjasama, berinteraksi, mengidentifikasi diri, mengungkapkan sesuatu
peristiwa dan proses yang terjadi di sekitar manusia
Oleh : Hamim Thohari Majdi
Di kalangan pendidik
atau secara luas dalam dunia pendidikan, istilah kecerdasan majemuk (multiple
Intellegence) atau MI bukanlah sesuatu yang baru. Bahkan beberapa sekolah di
kabupaten Lumajang memasukkan kecerdasan majemuk dalam visi misinya, misalnya
SMPN1 Lumajang salah satu misinya berbunyi : “Mewujudkan proses pendidikan yang berkualitas, efektif dan relevan
sehingga siswa memiliki kecakapan hidup yang dikembangkan berdasarkan multi intelegensi mereka”
Ditemukannya kecerdasan
majemuk oleh Howard
Gardner
pada tahun 1983, memberikan harapan baru bagi peningkatan kualitas sumber daya
manusia.
Subscribe to:
Posts (Atom)







